Sumber: @satgascovid19.id

3 W: Jurus Sakti Menghindari Covid-19

Iman – Aman – Imun harus paralel dijalankan secara simultan seperti satu tarikan nafas dalam menghirup udara

Patuh Protokol kesehatan itu keren

Patuh Protokol Kesehatan itu Keren!

Menghadapi pandemi Covid-19 butuh gotong royong, kolaborasi, dan peran kita semua. Mari kita mulai …

Covid-19 dan informasi publik

Covid-19, antara Informasi Publik dan Komunikasi yang Terbata-bata

Makroen Sanjaya Praktisi Media, Mahasiswa Doktor Ilmu Komunikasi SPS Usahid Jakarta BELAKANGAN ini ramai …

#Feeling – #Part_17/17

Kuedarkan pandangan. Ada Mas Indra tertidur di sofa tidak jauh dari bangsal tempatku berbaring. Mas Indra seketika terbangun dan mendekat padaku…

#Feeling – #Part_11/17

Wanita yang telah melahirkanku, telah mengetahui segalanya tanpa sepatah katapun dariku. Mas Indra. Suamiku itu nekat mengakui segalanya pada ibu…

Madu Pernikahan (Pelangi Untuk Zahra) – #Part_17/17

Raihan meski bukan lelaki romantis, namun segala sikapnya yang manis membuat hati ini senantiasa berpelangi. Hariku kembali penuh warna. Ritme hidup pun terasa kembali berirama…

Madu Pernikahan (Pelangi Untuk Zahra) – #Part_16/17

Kalimat Raihan terus terngiang-ngiang sepanjang aku berkendara menuju pulang. Ya, dia benar. Aku harus melepaskan hal-hal yang membuatku sakit selama ini. Sudah saatnya melangkah sendiri meski jalan di depan mungkin saja terjal.

Madu Pernikahan (Pelangi Untuk Zahra) – #Part_15/17

Sepanjang perjalanan pulang, pikiran ini terus mengembara. Raihan, Mas Hamdi, bahkan Jannah pun melintas bergantian dalam benak. Tiba di rumah, aku mendapati seseorang yang bahkan tak pernah kubayangkan akan bertandang ke sini, sendirian pula…

Madu Pernikahan (Pelangi Untuk Zahra) – #Part_14/17

Aku tetap tak gentar. Siapa suruh dia menelantarkan aku. Giliran orang lain kasih perhatian ke aku, dia kebakaran jenggot. Mencak-mencak seperti anak kecil yang takut mainannya diambil orang.

Madu Pernikahan (Pelangi Untuk Zahra) – #Part_13/17

Yang kuinginkan sekarang hanya menumpahkan segala amarah dan uneg-uneg yang membelenggu jiwa. Hal-hal beracun yang mampu mengikis kebahagiaanku dari hari ke hari. Rasanya lebih baik aku yang mundur….